1. Mereka lebih pintar meniru.
Ketika usianya baru tiga jam, bayi perempuan sudah bisa meniru, sebagai awal dari caranya berinteraksi. Menurut sebuah studi, bayi perempuan yang baru lahir lebih mampu meniru gerakan-gerakan jari daripada bayi laki-laki. Pada usia batita, anak perempuan juga lebih pintar daripada anak laki-laki dalam meniru, misalnya berpura-pura mengasuh bayi. Namun kemampuan mereka dalam berperilaku yang tidak membutuhkan interaksi, seperti berpura-pura mengendara mobil atau menyiram tanaman, tidak berbeda dari anak laki-laki.
2. Tangan mereka lebih cekatan.
2. Tangan mereka lebih cekatan.
Bayi perempuan mengungguli bayi laki-laki dalam melakukan tugas-tugas motorik halusnya, dan hal ini akan tetap mereka kuasai hingga memasuki kelompok bermain (preschool). Mereka lebih cepat dalam menguasai mainan, menggunakan peralatan makannya, bahkan mampu menulis lebih cepat (dan lebih rapi).
3. Mereka pendengar yang baik.
3. Mereka pendengar yang baik.
Penelitian terbaru menunjukkan bahwa anak perempuan lebih mampu membiasakan dengan suara manusia, dan tampaknya lebih peka terhadap suara manusia daripada suara benda-benda lain. Ketika mendengar sesuatu yang bergemerincing, anak perempuan dan laki-laki akan bereaksi dengan cara yang sama. Tetapi ketika Anda berbicara, bayi perempuan cenderung lebih merasa terikat.
4. Mereka terampil membaca ekspresi emosional.
4. Mereka terampil membaca ekspresi emosional.
Bayi perempuan lebih mampu menciptakan dan memelihara kontak mata, dan mereka tertarik pada wajah-wajah individual, khususnya wajah wanita. Mereka juga lebih terampil membaca ekspresi wajah. Jika Anda menunjukkan gambar wajah yang menakutkan, misalnya, mereka akan menatap Anda, atau menjadi sedih. Sebaliknya, mereka akan baik-baik saja jika melihat ekspresi yang bahagia. Sementara itu, anak laki-laki butuh waktu lebih lama untuk memerhatikan perbedaan antara kedua ekspresi ersebut, demikian menurut metaanalisa terhadap 26 studi mengenai kapasitas anak dalam mengenali ekspresi wajah.
5. Mereka lebih cepat berbicara.
5. Mereka lebih cepat berbicara.
Kebiasaan mereka mengamati dan mendengarkan akhirnya membuahkan hasil yang memuaskan. Bayi perempuan menggunakan gerak tubuh seperti menunjuk atau melambaikan tangan lebih cepat daripada bayi laki-laki, dan mereka menguasai beberapa jenis permainan lebih awal. Anak perempuan memahami apa yang Anda katakan daripada anak laki-laki, mulai berbicara lebih awal (anak perempuan mulai berbicara sekitar usia 12 bulan, sedangkan anak laki-laki pada usia 13 hingga 14 bulan). Setelah itu, anak perempuan akan lebih cerewet hingga usia balita.
6. Anak perempuan akan mengurus orangtuanya kelak.
6. Anak perempuan akan mengurus orangtuanya kelak.
Mereka tidak saja membuat Anda rajin membeli pakaian dan aksesori yang lucu-lucu untuk mendandaninya, tetapi juga lebih mampu memberi rasa aman terhadap orangtuanya. Tidak seperti anak laki-laki yang cenderung akan menghabiskan waktu senggangnya di luar rumah, anak perempuan lebih peduli untuk menemani orangtuanya di rumah. Ketika dewasa, anak perempuanlah yang umumnya lebih mampu mengurus orangtuanya yang sudah renta.
semoga bermamfaat



Posting By Gallerydunia.com





Anak perempuan akan mengurus orangtuanya kelak, saya setuju dan anak perempuan memang sepertinya lebih cepat nalarnya ... walaupun ngga semua anak perempuan begitu ... keep posting
BalasHapusada film yg adegannya "membuktikan" balita perempuan lebih cerdas dari laki2..hhehehehe.. tp emang bener juga sih begitu faktanya..
BalasHapusuntuk point ke-6 saya tidak setuju !
BalasHapustidak ada parameter untuk hal itu !
All@makasih comment nya...
BalasHapusJebe@Sebagian besar memang anak perempuan cenderung lebih cepat mengerti di bandingkan anak laki-laki dan ada juga sebagian nalar nya lambat...
Arcliff@ada juga pepatah "makmur nya negara karena tuhan dan hancur nya negara karena wanita" mungkin kelebihan ini yang di anugerahkan kepada perempuan untuk di jadikan pendamping laki-laki...
teuing-saha@memang ada juga anak perempuan yang ga mau mengurus orang tua nya yang sudah tua mungkin dengan berbagai alasan namun wanita pada dasar nya sudah memiliki nurani sebagai perawat baik merawat anak,suami maupun orang tua jadi besar kemungkinan anak perempuan bisa mengurus orang tua nya kelak.
Anak perempuan jaga ortunya kelak? Semuanya kembali pd pribadi anak itu sendiri & Perlakuan apa yg diperoleh sang putri pd usia kecil hingga dewasa
BalasHapusanonim@saya setuju...semua kembali pada diri anak dan orang tua dalam mendidik anak nya sehingga bisa mencapai sesuai harapan orang tua terhadap anak nya.
BalasHapusmantabbbbbbbbbbbzzzzzzzzzz......
BalasHapus