Demikianlah seharusnya seorang perempuan menempatkan dirinya, akan tetapi di era modern ini terdapat sebuah pemikiran yang kini banyak berkembang di masyarakat, pernahkah kita mendengar seorang ibu yang berkata pada anak perempuannya bahwa sang anak jangan terburu menikah, karena jika sang anak terburu menikah maka sang orang tua tidak balik modal, bahkan teman saya mengatakan bahwa pokoknya dia harus bisa istilahnya balik modal untuk orang tuanya baru akan menikah. Haruskah seperti itu, sengaja atau tidak, akan tetapi bagi anak perempuan terkadang semangat ini menjadi pedoman mereka dalam menjalani kehidupan.
Akan tetapi islam beratus tahun yang lalu, telah memikirkannya. Kabar yang menggembirakan bagi seorang orang tua yang memiliki anak perempuan.
Diriwayatkan oleh Aisyah ra. ia berkata:
“Aku kedatangan seorang ibu miskin yang membawa kedua anak perempuannya. Aku berikan kepadanya tiga butir buah kurma. Kemudian ia memberikan masing-masing dari kedua anaknya satu butir kurma dan yang satu butir lagi ia ambil untuk dimakan sendiri. Akan tetapi, ketika ia akan memakannya, kedua anaknya itu memintanya. Akhirnya satu butir kurma itu dibelah dua dan diberikan kepada mereka berdua. Kejadian itu mengagumkanku. Maka, aku ceritakan hal itu kepada Nabi saw. Dengan demikian beliau bersabda: “Allah saw. mengharuskan ibu itu masuk surga atau membebaskannya dari neraka disebabkan kasih sayangnya terhadap anak perempuannya.” (HR. Muslim)
Sekiranya para Ibu dan Bapak akan menempati tempat yang membuat iri setiap hati yang beriman. Sebuah tempat yang hanya dimiliki oleh orang-orang istimewa. Itulah tempat yang dekat dari sisi Nabi yang mulia.
Diriwayatkan dari Anas bin Malik ra bahwa ia berkata: Rasulullah saw. telah bersabda: “Barangsiapa mengurus dan mendidik dua anak perempuan hingga mereka dewasa maka ia datang di hari kiamat bersamaku.” Beliau merapatkan jari-jemarinya. (HR. Muslim)
Dalam hadits ini terdapat bisyaroh (kabar kembira) yang besar bagi orang yang dikaruniai dua anak perempuan kemudian ia merawat dan mendidiknya dengan baik, dimana ia nanti di hari kiamat masuk dalam kelompok Rasulullah Shalallahu’alaihi wa sallam, dan senantiasa menyertai beliau sebagaimana jari telunjuk dan jari tengah yang akan selalu berdampingan dan dekat ketika digenggamkan. Hal ini cukup menjadi keutamaan dan kebanggaan karena orang yang berada di sisi Rasulullah pada hari yang penuh dengan rasa bingung dan goncang hati Insya Allah akan terjamin dan aman dari kekacauan yang terjadi pada hari itu.
Dalam riwayat lain dikatakan, “Barangsiapa yang mengurus dua anak perempuan maka aku dan dia akan masuk surga seperti ini.” Beliau berisyarat dengan dua jarinya (telunjuk dan jari tengah). (HR. Tirmidzi)
Pengertian hadits ini adalah bahwa orang seperti itu akan termasuk assabiqunal-awwalun (yaitu orang-orang yang lebih dahulu) dalam masuki surga.
Sungguh bukankah ini merupakan sebuah imbalan yang jauh lebih indah dari pada apa yang bisa diberikan oleh seorang anak perempuannya di dunia.
http://tetikfirawati.wordpress.com/
Informasi yg menginspirasi , ... mohon ijin sedikit share , Jika Nikmat Hakiki adalah Iman dan Sehat , maka Vemma Cair cocok sebagai hadiah buat keluarga yg kita kasihi terutama orang tua dan anak kita , Kesehatan mereka adalah bagian dari kebahagian kita juga.
BalasHapusSari Juice Kulit Manggis Antioksidant terkuat dan anti kanker cocok untuk segala usia.